Sedikit catatan untuk orang-orang yang ingin mencampurkan bahasa asing dalam mengucapkan selamat Idul Fitri: do not use ‘happy’ in the phrase ‘Eid Mubarak’. Eid mubarak sendiri sudah berarti selamat Idul Fitri. Jadi untuk apalagi ditulis ‘happy eid mubarak’?
P.s: eid mubarak, all!
Me

Another Pilpres Thingy

KPU telah mengumumkan hasil rekapitulasi pilpres kemarin. Pak Jokowi berhasil menang dengan perbedaan 5% suara lebih banyak dari Pak Prabowo. Harapan saya, dengan berakhirnya penghitungan suara maka akan berakhir pula perselisihan antara kedua kubu, baik itu partisan, relawan, pemilih, fans, atau siapapun disebutnya. Ternyata, saya masih harus menghadapi gaung pertikaian dan saling mengolok lewat berbagai media.

Perbedaan pendapat boleh saja, tapi perdebatan yang berkepanjangan macam ini lama-lama jadi memuakkan. Tidak akan berakhir kalau tidak ada yang mau mengalah dan mengakhirinya terlebih dulu. Kenapa sih harus diperpanjang dengan komentar-komentar negatif dan pemikiran-pemikiran buruk yang belum tentu akan terjadi?

Read More

24 (feeling 22)

Being 24 makes me a bit panic, to be honest. Furthermore, it happens when I am in the middle of no-settle-job, unsure-plans and blurry-future. Not to mention the feeling of achievement-lack. Though it is quite stressing, it doesn’t mean that i am not grateful. I love my life, but isn’t it human nature to be unsatisfied and always wanting more?
Being in this age somehow change some things within me. Since I am curious, I have always wanted to do a lot of things but did not get the chance and ended up only regretting it. Therefore, now, everytime I see the opportunity, I’ll be more than happy to learn and explore something new. I don’t want to waste my time anymore.
Nearly reach one fourth of century, I have come up with so many plans that I thought were realistic and would run smoothly. Unfortunately, I could not get some of them done in time. I have even faced failures. Though, I am still willing to try.
24 maybe only means a number for you, but being 24 shows me that I have to waste no time. I am getting older and I am getting further to my youth era. I can no longer act childish. I should not procrastinate. I have to always give my best.
Happy (belated) birthday to me. I can be 24, but I always feel 22. :))

Debat (tentang debat)

Minggu ini baru saja berlangsung debat capres dan cawapres Indonesia di tv. Saya bukan orang yang senang dengan dunia politik, tapi karena saya merupakan pemilih pada pemilu nanti, saya merasa perlu untuk mengetahui orang-orang yang menjadi calon pemimpin saya. Terlebih, pemilu tahun ini sepertinya lebih ramai dibanding sebelumnya (apa cuma perasaan saya ya?). Selain itu, saya juga masih termasuk golongan yang belum menentukan pilihan sampai sekarang. Bukan apa-apa, saya rasanya kurang sreg dengan kedua pasang capres dan cawapres ini. Oleh karena itu, saya turut mengikuti acara debat itu meskipun tidak menyimak dengan detail.

Tapi, setelah menonton, pemikiran saya masih belum berubah. Belum ada calon yang bisa meyakinkan saya untuk menggunakan hak pilih saya bagi mereka. Terlepas dari berbagai peristiwa, rekam jejak, dan hal lain yang terjadi di luar acara debat, kesan yang dapat saya ambil dari acara kemarin, yaitu:

Read More

To Tumblr, Love Pixel Union